Berita

04 December 2023 | Oleh: Ahmad Miftah Fajrin, S.Kom., M.Kom.

Dosen IF Ubaya Ungkapkan Penerapan Artificial Intelligence Dalam Pemerintahan

https://if.ubaya.ac.id/Dosen IF Ubaya Ungkapkan Penerapan Artificial Intelligence Dalam Pemerintahan

Dalam acara Workshop SPBE dan Smart City, salah satu dosen Informatika Universitas Surabaya, yaitu Bapak Dr. Joko Siswantoro, menjadi narasumber untuk membahas "Penerapan Artificial Intelligence dalam Aplikasi-aplikasi Pemerintahan". Dalam workshop tersebut, Pak Joko membahas secara mendalam tentang definisi AI dan aplikasinya dalam pemerintahan.

Pak Joko menyampaikan bahwa Artificial Intelligence (AI) adalah suatu sistem komputasi yang mampu melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia. Ini mencakup kemampuan untuk belajar dari pengalaman (machine learning), memahami bahasa manusia, dan mengambil keputusan secara otomatis. Dengan menggunakan AI, pemerintahan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Pak Joko juga menyoroti pentingnya machine learning sebagai bagian integral dari AI. Machine learning memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan pengalaman, memungkinkan pemerintah untuk membuat keputusan yang lebih cerdas berdasarkan analisis prediktif. Sebagai contoh, dalam bidang keamanan, algoritma machine learning dapat membantu mendeteksi pola-pola anormal yang menunjukkan potensi ancaman.

Pak Joko juga mengungkapkan bahwa teknologi utama untuk implementasi AI di pemerintahan saat ini adalah komputasi awan, pengolahan besar data, dan konektivitas yang cepat. Dengan adopsi teknologi ini, pemerintah dapat menyimpan dan mengakses jumlah data yang besar, memfasilitasi pelatihan model machine learning, dan meningkatkan kinerja aplikasi berbasis AI. Salah satu implementasi AI adalah penggunaan chatbot cerdas untuk memberikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan efisien. Selain itu, pemerintah juga menggunakan analisis data AI untuk memprediksi tren ekonomi, mendeteksi penipuan, dan mengoptimalkan alokasi sumber daya.

Pak Joko berharap bahwa melalui penerapan AI dalam aplikasi-aplikasi pemerintahan, negara dapat mempercepat kemajuan dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dengan berakhirnya workshop ini, dijelaskan bahwa kecerdasan buatan tidak hanya menjadi teknologi masa depan, tetapi juga menjadi kenyataan yang semakin terintegrasi dalam struktur pemerintahan kita.

Tags:

#informatikaubaya #ubaya