Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Definisi: MBKM Internal adalah MBKM yang diadakan di dalam Universitas Surabaya dan lintas program studi

  1. Mahasiswa mencari informasi MBKM Internal di web perwalian FT (pertukaran pelajar internal). Mahasiswa baru diperkenankan mengambil MBKM Internal mulai semester 6 dan selanjutnya.
  2. Mahasiswa berkonsultasi dengan tim DPAM (Kajur, Kalab, Korpro yang sesuai) untuk kelayakan dan rekognisi mata kuliah MBKM internal yang hendak diambil dan penentuan dosen pembimbing (salah satu dari tim DPAM). Mahasiswa DILARANG mengambil mata kuliah MKBM tanpa persetujuan tim DPAM.
  3. Mahasiswa mengisi form MBKM yang terdapat di https://ubaya.id/FormMBKM-Internal
  4. Setelah form diisi dan ditandatangani oleh mahasiswa dan dosen pembimbing, maka mahasiswa mengirimkan form tersebut kepada ketua jurusan
  5. Di akhir semester, dosen pembimbing melaporkan nilai hasil rekognisi mahasiswa kepada ketua jurusan.

 

Definisi: MBKM Eksternal adalah MBKM yang diadakan di luar kampus Universitas Surabaya. Bentuknya dapat berupa pertukaran pelajar, magang, asistensi mengajar, penelitian riset, proyek kemanusiaan, wirausaha, studi independen, dan membangun desa.

  1. Mahasiswa mencari informasi MBKM di :
    1. https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/program
    2. https://mbkm.ubaya.ac.id/program-tersedia/
  2. Mahasiswa mencari dan menghubungi dosen pembimbing untuk berkonsultasi tentang muatan MBKM dan kelayakannya
  3. Dosen pembimbing memperhatikan:
    1. Muatan MBKM harus terkait dengan bidang Teknologi Informasi (TI)
    2. Muatan MBKM memungkinkan mahasiswa menerapkan pengetahuannya dalam bidang Teknologi Informasi (TI)
    3. Muatan MBKM sebaiknya disesuaikan dengan program mahasiswa
    4. Kelayakan sks:
      1. MBKM yang membutuhkan pengalaman mahasiswa selama berkuliah (contoh: Magang, Kampus Mengajar, Proyek Kemanusiaan, Wirausaha, Membangun Desa, Riset) maka minimal mahasiswa harus sudah lulus 90 sks
      2. MBKM lain di luar poin atas (contoh: Pertukaran Pelajar, Studi Independen) minimal mahasiswa harus sudah lulus 60 sks
  4. Setelah berkonsultasi dengan Tim DPAM, dosen pembimbing menentukan mata kuliah yang akan direkognisi sesuai dengan aktivitas mahasiswa selama MBKM. Maksimal 20 sks yang dapat direkognisi. Hal yang perlu diperhatikan untuk memilih mata kuliah yang akan direkognisi:
    1. Mata kuliah Kerja Praktek (KP) hanya bisa direkognisi untuk jenis MBKM yang mempraktekkan pengalamannya selama berkuliah (contoh: Magang, Kampus Mengajar, Proyek Kemanusiaan, Wirausaha, Membangun Desa)
    2. Kurikulum menyediakan maksimal 15 sks per semester mata kuliah pilihan MBKM + maksimal 5 sks mata kuliah lain untuk direkognisi. Mata kuliah pilihan MBKM tersebut dapat dilihat di katalog mahasiswa dan di tabel berikut ini.

      Tabel mata kuliah pilihan MBKM

      Kode Mata Kuliah

      Nama Mata Kuliah

      Sks

      WAJIB UNTUK SEMUA MBKM

      1604C09Y

      IT Professional Management

      5

      MAGANG

      1604C09A

      Industrial Experience

      5

      1604C09B

      Industrial Practise

      5

      ASISTEN MENGAJAR

      1604C09M

      Teaching Experience in IT

      5

      1604C09N

      Learning & Delivery Methods

      5

      PENELITIAN

      1604C09E

      Research Experience

      5

      1604C09F

      Scientific Publication

      5

      PROYEK KEMANUSIAAN

      1604C091

      IT Experience on Humanitarian Project

      5

      1604C092

      IT Practice on Humanitarian Project

      5

      KEWIRAUSAHAAN

      1604C09Q

      ITpreneurship Experience

      5

      1604C09R

      Business Startup

      5

      STUDI INDEPENDEN

      1604C09U

      IT Project Experience

      5

      1604C09V

      IT Project Management

      5

      MEMBANGUN DESA

      1604C09I

      Community Development Experience

      5

      1604C09J

      Community Development Practise

      5


      Contoh :
      1. Mahasiswa yang mengambil MBKM berjenis magang maka mata kuliah pilihan MBKM maksimal yang dapat direkognisi adalah: IT Professional Management, Industrial Experience, dan Industrial Practise (15 sks)
      2. Mahasiswa mengambil MBKM magang. Diketahui juga pada semester sebelumnya mahasiswa juga telah mengambil dan lulus MBKM magang. Maka mata kuliah yang dapat direkognisi adalah: Advanced IT Professional Management, Advanced Industrial Experience, dan Advanced Industrial Practise (15 sks)

      Catatan :
      1. Mata kuliah pilihan MBKM yang memiliki awalan “Advanced” hanya digunakan apabila pada semester sebelumnya mahasiswa sudah mengambil MBKM dengan jenis yang sama
      2. Mata kuliah IT Profesional Management dapat direkognisi untuk semua jenis MBKM
      3. Setiap jenis MBKM memiliki maksimal 15 sks per semester yang dapat direkognisi
      4. Mata kuliah pilihan MBKM dianggap dapat memenuhi jatah sks mata kuliah pilihan program
    3. Selain mata kuliah pilihan MBKM, mata kuliah lain (mata kuliah wajib IF/wajib program/pilihan program) dapat digunakan untuk merekognisi hasil MBKM.
      Contoh
      1. Mahasiswa mengambil MBKM magang maka mata kuliah yang dapat direkognisi adalah: IT Professional Management, Industrial Experience, Industrial Practise, Kerja Praktek, dan Emerging Technology (20 sks) Catatan: Emerging Technology dapat direkognisi karena di tempat magang mahasiswa dibekali materi pengantar sebelum magang dimulai
      2. Mahasiswa mengambil MBKM studi independen yang mempelajari pengembangan aplikasi mobile, maka mata kuliah yang dapat direkognisi adalah: IT Professional Management, IT Project Experience, IT Project Management, dan Advanced Native Mobile Programming (18 sks)
    4. Dosen memiliki kewenangan mutlak untuk menentukan jumlah sks total yang akan direkognisi
  5. Jika terdapat sisa sks, mahasiswa diperbolehkan mengambil mata kuliah reguler di luar MBKM pada semester tersebut namun dengan seijin mitra penyelenggara MBKM.
  6. Setelah disetujui oleh dosen pembimbing, mahasiswa mendaftar di program MBKM tersebut. Mahasiswa dapat menghubungi PAJ, apabila membutuhkan surat-surat yang dibutuhkan untuk mendaftar program MBKM. Contoh: surat rekomendasi jurusan
  7. Mahasiswa mengikuti prosedur seleksi yang telah ditentukan oleh mitra MBKM dengan cermat dan teliti.
  8. Apabila pengumuman seleksi akhir terbit SEBELUM Batal Tambah/Kasus Khusus maka mahasiswa menginputkan mata kuliah rekognisi sesuai rekomendasi pembimbing pada jadwal Batal Tambah/Kasus Khusus. Mahasiswa menginputkan mata kuliah rekognisi dengan kode KP MA khusus untuk MBKM non pertukaran pelajar dan kode KP MO khusus untuk MBKM pertukaran pelajar.
    Jika pengumuman seleksi akhir terbit SETELAH Batal Tambah/Kasus Khusus maka:
    1. Mahasiswa harus menginputkan mata kuliah reguler tanpa MBKM pada tahap pertama perwalian (FPP 1/Input MK 1). Mata kuliah yang diinputkan ini adalah mata kuliah yang akan diambil apabila mahasiswa tidak berhasil lolos seleksi MBKM.
    2. Apabila mahasiswa dinyatakan lulus seleksi akhir maka mahasiswa wajib menghubungi dosen pembimbing, sehingga dosen pembimbing dapat berkoordinasi dengan Academic Advisor (AA) untuk melakukan batal tambah mata kuliah. Terdapat form rekognisi yang diisikan oleh dosen pembimbing untuk mempermudah koordinasi dengan AA.
  9. Mahasiswa mendaftarkan program MBKM yang diikutinya melalui web m.ubaya.ac.id pada menu Akademik > MBKM eksternal. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat pendaftaran adalah:
    1. Upload surat persetujuan orang tua dengan format bebas dan ditandatangani orang tua.
    2. Input kode dan kelas paralel mata kuliah untuk merekognisi hasil MBKM
    3. Tuliskan usulan nama dobing dari Ubaya pada Abstrak Kegiatan.
    4. Memilih laporan akhir dan laporan progress pada bentuk evaluasi kegiatan mbkm
  10. Ketua jurusan akan memvalidasi pendaftaran MBKM eksternal lewat portal.ubaya.ac.id
  11. Mahasiswa wajib menuliskan progress kegiatan MBKM di log book aktivitas MBKM melalui neo.ubaya.ac.id atau m.ubaya.ac.id dan mendapat review (komentar atau saran) dari dobing.
  12. Di akhir kegiatan MBKM, mahasiswa membuat laporan akhir kegiatan MBKM melalui neo.ubaya.ac.id atau m.ubaya.ac.id
  13. Di akhir kegiatan MBKM, Mahasiswa mengirim hasil penilaian dari mitra MBKM kepada dosen pembimbing dan PAJ untuk proses rekognisi